OFFICIAL POSTER BANYAK ANAK BANYAK REJEKI
Rumah produksi Black White Pictures secara resmi meluncurkan official poster dan official trailer untuk film komedi terbarunya yang bertajuk "Banyak Anak Banyak Rejeki"
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
OFFICIAL POSTER BANYAK ANAK BANYAK REJEKI
Rumah produksi Black White Pictures secara resmi meluncurkan official poster dan official trailer untuk film komedi terbarunya yang bertajuk "Banyak Anak Banyak Rejeki"

Penggabungan antara kearifan lokal Jawa, narasi misteri populer, dan obsesi konten di era digital menjadi fokus utama sineas LAB Pictures.
JAKARTA, 14 Oktober 2026 – Lagu daerah tradisional Jawa, Lingsir Wengi, yang selama bergenerasi menyimpan narasi magis dan kisah mistis, kini mendapatkan interpretasi sinematik terbaru
Mengusung pendekatan kontekstual terhadap fenomena media sosial, sinema horor ini disutradarai oleh Adhe, yang juga memegang peran produser pendamping bersama Jason C.
PRESS CONFERENCE LAUNCHING OFFICIAL TEASER POSTER & TRAILER
FILM “MENANG UNTUK KALAH”
JAKARTA — Rumah produksi Para Kreator (PT Panca Rahayu Kreasindo) secara resmi merilis official teaser poster dan trailer dari film drama terbarunya yang berjudul Menang Untuk Kalah. Mengusung isu krusial namun sering diabaikan dalam lingkup domestik—yakni manajemen finansial keluarga—film ini dijadwalkan bakal menyapa penonton di seluruh jaringan bioskop tanah air mulai 19 November 2026.
Peluncuran material promosi perdana ini memberikan gambaran awal mengenai intensitas cerita yang dibangun oleh sutradara Hasto Broto. Melalui cuplikan adegan yang dibagikan, penonton langsung disuguhkan pada dinamika rumah tangga yang awalnya tampak ideal, namun perlahan tergerus oleh ambisi materialistis dan keputusan finansial yang keliru.
Hasrat anak-anak muda Indonesia untuk menembus kerasnya industri K-Pop kini makin dekat dengan kenyataan. Kehadiran Born Star Indonesia menjadi angin segar bagi para pencari mimpi yang ingin menjadi idol profesional dan bersaing di panggung hiburan internasional.
Cabang Resmi Seoul, Membuka Akses Langsung ke Agensi Top Korea
Resmi beroperasi sejak 2023 di bawah kepemimpinan Sabrina Irene selaku Founder dan President Director, akademi ini mengadopsi kurikulum langsung dari markas besarnya di Seoul. Tidak sekadar tempat latihan biasa, Born Star Indonesia memiliki hak istimewa untuk mengirimkan murid-murid terbaiknya mengikuti pelatihan lanjutan di Korea Selatan hingga audisi eksklusif di jajaran Top 10 agensi K-Pop.
Jejak keberhasilan Born Star dalam melahirkan bintang besar pun tak perlu diragukan lagi. Beberapa nama ternama yang lahir dari jaringan Born Star Korea antara lain:
Karina (aespa)
Solar (MAMAMOO)
Sojin (Girl’s Day)
Kim Sohye (eks I.O.I)
Jinsoul (eks LOONA)
Tak kalah membanggakan, cabang Born Star New York juga sukses mengantarkan Dita Karang mendunia bersama grup Secret Number.
JAKARTA, filmlokal.id – Lanskap sinema domestik kembali bersiap menyambut sebuah melodrama keluarga yang sarat akan nilai emosional. Kolaborasi lintas negara antara Anypearl Film, Sunrise Pictures, dan Syakir Film resmi memperkenalkan proyek terbaru mereka, "Dua Nafas", lewat gelaran press screening dan konferensi pers yang berlangsung khidmat di Studio 2 XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (19/6/2026).
Diadaptasi dari salah satu kekayaan intelektual (IP) sinema Korea Selatan, "Dua Nafas" tidak sekadar memindahkan latar cerita, melainkan melakukan lokalisasi secara mendalam. Di bawah arahan sutradara Hasto Broto dan goresan pena penulis skenario Exan Zen, film ini dijadwalkan menyapa seluruh pencinta film tanah air mulai 2 Juli 2026 mendatang.
OFFICIAL POSTER FILM “MUSIKAL MENGEONG!”
FilmLokal.id - Dunia sinema independen tanah air kembali kedatangan karya segar yang menggabungkan elemen drama psikologis dengan sentuhan musikal yang magis. Rumah produksi Clever and Clover Production secara resmi melalui akun resmi instagramnya (@cleverandclover) merilis poster dan trailer perdana untuk film terbaru mereka yang bertajuk "MUSIKAL MENGEONG!".
Film yang dijadwalkan tayang secara digital ini menjanjikan sebuah narasi hangat tentang kesehatan mental, krisis eksistensi, dan ikatan tak terduga antara manusia dengan hewan peliharaan.
Jakarta, 10 April 2026 Filmlokal.id – Hiruk-pikuk industri perfilman tanah air kembali diramaikan dengan kehadiran karya terbaru dari rumah produksi Proj3ct 69. Bertempat di Epicentrum XXI, Jakarta, rangkaian acara Press Screening, Press Conference, dan Gala Premiere film “Dalam Sujudku” sukses digelar dengan penuh haru dan apresiasi dari para tamu undangan serta rekan media.
Film yang ditulis, diproduseri, sekaligus disutradarai oleh Rico Michael ini menjanjikan sebuah narasi religi yang kuat namun tetap membumi, memotret dinamika spiritualitas di tengah hantaman badai kehidupan.
Eksplorasi Peran dan Kedalaman Cerita
Dalam sesi konferensi pers, Rico Michael mengungkapkan bahwa "Dalam Sujudku" bukan sekadar drama religi biasa. Ia menitikberatkan pada proses manusiawi dalam menemukan jalan pulang.
“Kami ingin menampilkan sisi religiusitas yang tidak menggurui, namun terasa dekat melalui konflik yang dialami oleh tokoh-tokohnya," ujar Rico Michael di hadapan awak media.
Sorotan utama jatuh pada Vinessa Inez yang memerankan karakter Aisyah. Vinessa dinilai berhasil memberikan kedalaman emosional yang subtil namun membekas. Beradu peran dengan Marcell Darwin yang memerankan Farid, chemistry keduanya menjadi penggerak utama dalam membalut konflik batin yang menjadi benang merah cerita.
Deretan Cast yang Solid
Selain duo pemeran utama, film ini didukung oleh barisan aktor lintas generasi yang memberikan warna tersendiri, di antaranya:
• Naura Hakim sebagai Rina yang memberikan dinamika konflik yang tajam.
• Kehadiran Riyuka Bunga dan Chika Waode yang memberikan sentuhan penyegar di tengah suasana drama yang intens.
• Aktor kawakan seperti Dennis Adhiswara, Dominique Sanda, dan Momo Moriska yang memperkokoh fondasi penceritaan dengan akting yang matang.
• Serta penampilan dari Lea Khalisa, Darren Ronaldy, dan Aldo Irawan Putra.
Kolaborasi Strategis dan Jadwal Tayang
Bekerja sama dengan PFN (Produksi Film Negara), Project 69 optimis bahwa "Dalam Sujudku" akan menjadi pilihan tontonan yang reflektif bagi masyarakat Indonesia, khususnya menjelang momen-momen spiritual di bulan April.
Visual yang sinematik serta skoring yang menyentuh menjadi poin plus yang banyak dibicarakan usai pemutaran perdana semalam. Dengan berakhirnya rangkaian Gala Premiere, kini publik hanya perlu menunggu beberapa hari lagi untuk menyaksikan kisah perjuangan Aisyah dan Farid di layar lebar.
“Dalam Sujudku” dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.
Bagi kalian pecinta sinema lokal yang merindukan drama berkualitas dengan pesan moral yang mendalam, pastikan film ini masuk dalam daftar tontonan wajib kalian bulan ini!
Kiri ke kanan : Rizal Mantovani, Bapak Yudhi (Nuon Digital), Bapak Mulyadi (JP Pictures)
FilmLokal.id - Industri konten kreatif tanah air kembali menyaksikan sebuah terobosan besar melalui kolaborasi lintas negara. Karya Reels, platform penyedia drama pendek vertikal terdepan, secara resmi merilis cuplikan (teaser) dari serial terbaru mereka yang paling dinantikan tahun ini, “Jangan Panggil Aku Gus”.
Proyek ambisius ini mempertemukan tangan dingin sutradara legendaris asal Malaysia, Erma Fatima, dengan aktris berbakat Indonesia, Elina Joerg. Kolaborasi ini tidak hanya menjanjikan kualitas visual sinematik, tetapi juga narasi berani yang menyentuh isu sosial dan religiusitas yang sensitif.
Dalam video teaser berdurasi 30 detik yang kini viral di media sosial, Elina Joerg tampil memukau dengan transformasi peran yang sangat kontras dari citra sebelumnya. Memerankan karakter wanita yang berada di titik nadir kehidupannya, Elina menunjukkan acting range yang luar biasa—bertransisi dari kerapuhan yang menyayat hati menuju kemarahan yang meluap.
Visual Elina yang mengenakan hijab cokelat dengan latar malam yang remang-remang berhasil menciptakan atmosfer intimacy yang kuat. Salah satu potongan dialog yang menjadi sorotan tajam netizen adalah:
“Setelah dia ngancurin hidup aku, kamu bilang tenang? Dia datang, Gung, dengan janji pernikahan. Dan dia datang juga dengan ayat-ayat Tuhan di mulutnya, Gung!”
Kehadiran Erma Fatima sebagai sutradara memberikan jaminan kualitas setingkat layar lebar pada format drama pendek. Dikenal di Malaysia sebagai sineas yang visioner dan tak gentar mengangkat isu tabu, Erma membawa teknik pengambilan gambar close-up yang intens, memungkinkan penonton merasakan setiap getaran emosi, kerutan dahi, hingga sorot mata pemain secara mendalam.
"Kami ingin menciptakan standar baru bagi konten web-series di Indonesia. 'Jangan Panggil Aku Gus' bukan sekadar tontonan singkat, melainkan sebuah pernyataan seni tentang luka, pengkhianatan, dan keberanian mengungkap kebenaran di balik jubah religiusitas," ungkap perwakilan dari Karya Reels.
Judul serial ini sendiri menjadi pusat ironi yang menarik perhatian. Kata “Gus”—panggilan kehormatan bagi putra ulama di lingkungan pesantren—digunakan sebagai kritik sosial terhadap oknum yang menyalahgunakan status sosial dan agama untuk memanipulasi orang lain. Drama ini diharapkan dapat memicu diskusi positif mengenai integritas dan nilai-nilai kejujuran di tengah masyarakat.
Selain Elina Joerg, serial ini juga diperkuat oleh jajaran bintang ternama seperti Vanidah Imran dan Umie Aida, yang masing-masing akan memboyong karakter kuat ke dalam alur cerita yang penuh kejutan (suspense).
Sejak diunggah di akun Instagram @karyareelsofficial, ribuan netizen telah membanjiri kolom komentar dengan pujian atas kualitas akting Elina yang dianggap sangat "nyata" dan menggugah perasaan. Dengan tagar #JanganPanggilAkuGus, drama ini diprediksi akan menjadi tren baru dalam konsumsi konten digital yang ringkas namun sarat makna.
Pemirsa dapat menyaksikan perkembangan terbaru, teaser eksklusif pemeran lainnya, serta pengumuman tanggal rilis resmi melalui akun Instagram resmi @karyareelsofficial.
Tentang Karya Reels:
Karya Reels adalah platform digital inovatif yang berfokus pada produksi dan distribusi drama pendek format vertikal. Dengan visi membawa kualitas sinema ke genggaman ponsel, Karya Reels bekerja sama dengan sineas-sineas terbaik di Asia Tenggara untuk menghadirkan cerita yang relevan dan berdampak.
OFFICIAL POSTER BANYAK ANAK BANYAK REJEKI Rumah produksi Black White Pictures secara resmi meluncurkan official poster dan official trail...