Hasrat anak-anak muda Indonesia untuk menembus kerasnya industri K-Pop kini makin dekat dengan kenyataan. Kehadiran Born Star Indonesia menjadi angin segar bagi para pencari mimpi yang ingin menjadi idol profesional dan bersaing di panggung hiburan internasional.
Cabang Resmi Seoul, Membuka Akses Langsung ke Agensi Top Korea
Resmi beroperasi sejak 2023 di bawah kepemimpinan Sabrina Irene selaku Founder dan President Director, akademi ini mengadopsi kurikulum langsung dari markas besarnya di Seoul. Tidak sekadar tempat latihan biasa, Born Star Indonesia memiliki hak istimewa untuk mengirimkan murid-murid terbaiknya mengikuti pelatihan lanjutan di Korea Selatan hingga audisi eksklusif di jajaran Top 10 agensi K-Pop.
Jejak keberhasilan Born Star dalam melahirkan bintang besar pun tak perlu diragukan lagi. Beberapa nama ternama yang lahir dari jaringan Born Star Korea antara lain:
Karina (aespa)
Solar (MAMAMOO)
Sojin (Girl’s Day)
Kim Sohye (eks I.O.I)
Jinsoul (eks LOONA)
Tak kalah membanggakan, cabang Born Star New York juga sukses mengantarkan Dita Karang mendunia bersama grup Secret Number.
Menjawab tingginya antusiasme talenta muda tanah air, Born Star Indonesia baru saja menggelar ajang Coaching Clinic & Exclusive Dinner di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta (1–2 Agustus 2026). Acara ini menghadirkan dua penyanyi ternama asal Korea Selatan dari ROOT Entertainment, yaitu Gunwoo dan Henny.
Dalam sesi intensif tersebut, para peserta dibekali berbagai materi penting—mulai dari eksplorasi vokal, stage presence, hingga penguatan mental dalam menghadapi kompetisi industri hiburan.
Tak Cuma Skill, Mental dan Attitude Jadi Kunci Utama
Berbeda dari akademi bakat pada umumnya, Born Star Indonesia menaruh perhatian ekstra pada pembentukan karakter dan daya tahan mental.
"Kami ingin para siswa paham dari awal seberapa ketat persaingan di industri ini. Di Korea Selatan, kedisiplinan sangat ekstrim sampai ada trainee yang mundur dalam hitungan bulan karena tak kuat. Karena itulah mental tangguh jadi fondasi utama," ungkap Sabrina Irene, yang juga memanfaatkan latar belakang ilmunya di bidang Psikologi untuk mendampingi para siswa.
Pendekatan ini mendapat pujian langsung dari kedua idol tamu:
Henny: "Aku bisa merasakan passion yang luar biasa dari mereka. Memang tidak semua orang bisa berhasil debut di industri K-Pop, tapi tidak ada yang mustahil jika terus berlatih dan pantang menyerah. Attitude adalah hal paling mendasar, dan murid-murid di sini punya itu."
Unjuk Gigi dan Semangat Generasi Muda
Impian besar itu salah satunya dipancarkan oleh Abe Moore (16 tahun), salah satu peserta yang berambisi menjadi entertainer serbabisa yang menguasai seni tari, olah vokal, hingga seni peran.
Malam puncak acara berlangsung sangat meriah. Dibuka dengan keindahan Tari Betawi, acara dilanjutkan dengan unjuk kebolehan para murid Born Star Indonesia, sebelum akhirnya ditutup oleh aksi panggung kolaborasi yang spektakuler bersama Gunwoo dan Henny.
Langkah ini menegaskan komitmen Born Star Indonesia untuk terus menempa dan melahirkan lebih banyak talenta lokal berkarakter kuat yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah hiburan global.







0 comments:
Posting Komentar