
Penggabungan antara kearifan lokal Jawa, narasi misteri populer, dan obsesi konten di era digital menjadi fokus utama sineas LAB Pictures.
JAKARTA, 14 Oktober 2026 – Lagu daerah tradisional Jawa, Lingsir Wengi, yang selama bergenerasi menyimpan narasi magis dan kisah mistis, kini mendapatkan interpretasi sinematik terbaru
Mengusung pendekatan kontekstual terhadap fenomena media sosial, sinema horor ini disutradarai oleh Adhe, yang juga memegang peran produser pendamping bersama Jason C.
Sutradara Adhe mengungkapkan bahwa pemilihan tembang legendaris ini bukan sekadar aksesoris latar suara, melainkan medium pemantik konflik emosional para karakter
"Lingsir Wengi menempati ruang khusus dalam struktur memori kolektif penonton kita. Saya berupaya merajut warisan tutur tersebut dengan dinamika psikologis generasi muda era digital yang kerap berkejaran dengan validasi publik, hingga akhirnya mereka harus menanggung konsekuensi dari keputusan yang diambil," jelas Adhe .
Isu ambisi di balik layar kaca turut menjadi fondasi pengisahan film ini
Produser Eksekutif Elsaputra D. Justia, mendampingi Richard Suwandi, menegaskan fokus utama dari sajian layar lebar ini
"Kami mengemas Lingsir Wengi: Motel Malioboro tidak hanya berfokus pada elemen kejutan dan ketegangan horor, namun juga merefleksikan realitas sosial penonton muda. Di tengah ancaman teror, ikatan persahabatan mereka diuji layaknya dinamika keluarga baru yang harus mengambil keputusan sulit di situasi krusial," paparnya .
Sementara itu, produser Jason C. menambahkan bahwa aspek kemanusiaan tetap menjadi pilar utama narasi
Film horor ini didukung oleh jajaran pemeran muda berbakat seperti Ochi Rosdiana, Jeff Smith, Alif Rivelino, Yessica Tamara, Chelcy Clarissa, serta Vinessa Inez
Informasi Penayangan & Media:
Tanggal Rilis: 22 Oktober 2026 (Di Seluruh Bioskop Indonesia)
Pembaruan Informasi: Instagram Official
@filmlingsirwengi








0 comments:
Posting Komentar