15 Oktober 2026

MENGHUBUNGKAN MITOS NUSANTARA DAN KULTUR KREATOR: LINGSIR WENGI: MOTEL MALIOBORO SIAP MENGGUNCANG LAYAR LEBAR

 
Penggabungan antara kearifan lokal Jawa, narasi misteri populer, dan obsesi konten di era digital menjadi fokus utama sineas LAB Pictures.


JAKARTA, 14 Oktober 2026 – Lagu daerah tradisional Jawa, Lingsir Wengi, yang selama bergenerasi menyimpan narasi magis dan kisah mistis, kini mendapatkan interpretasi sinematik terbaru. Rumah produksi LAB Pictures secara resmi meluncurkan proyek film horor teranyarnya, Lingsir Wengi: Motel Malioboro, yang dijadwalkan menyapa penonton di seluruh jaringan bioskop Tanah Air mulai 22 Oktober 2026.

Mengusung pendekatan kontekstual terhadap fenomena media sosial, sinema horor ini disutradarai oleh Adhe, yang juga memegang peran produser pendamping bersama Jason C. Alur cerita menyoroti petualangan lima orang kreator di balik kanal digital DuniaHorror62—yang diperankan oleh Putik, Ryan, Aro, Anggie, dan Dita. Eksplorasi mereka di penginapan kuno area Malioboro berujung pada penemuan pita rekaman tua bertembang Lingsir Wengi. Niat awal mengumpulkan materi unggahan justru berubah menjadi pertaruhan nyawa ketika batas antara manipulasi visual dan teror nyata mulai mengabur.


Sutradara Adhe mengungkapkan bahwa pemilihan tembang legendaris ini bukan sekadar aksesoris latar suara, melainkan medium pemantik konflik emosional para karakter.

"Lingsir Wengi menempati ruang khusus dalam struktur memori kolektif penonton kita. Saya berupaya merajut warisan tutur tersebut dengan dinamika psikologis generasi muda era digital yang kerap berkejaran dengan validasi publik, hingga akhirnya mereka harus menanggung konsekuensi dari keputusan yang diambil," jelas Adhe.

Isu ambisi di balik layar kaca turut menjadi fondasi pengisahan film ini. Eksosistem kreator yang menuntut aksi ekstrem demi kepopuleran dieksplorasi secara tajam, mempertemukan warisan folklor dengan fenomena pendokumentasian hidup sehari-hari.

Produser Eksekutif Elsaputra D. Justia, mendampingi Richard Suwandi, menegaskan fokus utama dari sajian layar lebar ini:

"Kami mengemas Lingsir Wengi: Motel Malioboro tidak hanya berfokus pada elemen kejutan dan ketegangan horor, namun juga merefleksikan realitas sosial penonton muda. Di tengah ancaman teror, ikatan persahabatan mereka diuji layaknya dinamika keluarga baru yang harus mengambil keputusan sulit di situasi krusial," paparnya.

Sementara itu, produser Jason C. menambahkan bahwa aspek kemanusiaan tetap menjadi pilar utama narasi. "Dibalik atmosfir mencekam yang melingkupi para tokoh, tersirat cerita tentang pencarian jati diri, loyalitas, pengkhianatan, hingga romantisme. Film ini turut membawa pesan keikhlasan mengenai keberanian melepaskan hal-hal yang tidak lagi dapat dipertahankan," tuturnya.

Film horor ini didukung oleh jajaran pemeran muda berbakat seperti Ochi Rosdiana, Jeff Smith, Alif Rivelino, Yessica Tamara, Chelcy Clarissa, serta Vinessa Inez.

Informasi Penayangan & Media:

  • Tanggal Rilis: 22 Oktober 2026 (Di Seluruh Bioskop Indonesia)

  • Pembaruan Informasi: Instagram Official @filmlingsirwengi

 

0 comments:

Posting Komentar