Industri perfilman tanah air dikejutkan dengan pengumuman restrukturisasi internal dari salah satu rumah produksi paling progresif saat ini, Sinemaku Pictures. Melalui unggahan resmi di laman Instagram pribadinya, Prilly Latuconsina menyatakan secara resmi pengunduran dirinya dari entitas yang ia bangun bersama Umay Shahab tersebut.
Bukan sekadar mundur dari operasional harian, aktris yang juga dikenal sebagai produser bertangan dingin ini mengonfirmasi bahwa dirinya telah melepas seluruh kepemilikan saham serta posisinya dalam jajaran direksi Sinemaku Pictures.
Perpisahan yang Penuh Apresiasi
Dalam pernyataan tertulisnya, Prilly mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas perjalanan panjang yang telah ditempuh sejak Sinemaku Pictures didirikan. Ia menekankan bahwa keputusannya ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, namun tetap dilandasi dengan rasa hormat terhadap visi kolektif yang selama ini dibangun.
"Aku ingin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama selama ini kepada Umay Shahab dan Ibu Yahni Dhamayanti. Serta tentunya berterima kasih kepada seluruh tim Sinemaku atas kerja keras dan dedikasinya.," ungkap Prilly dalam kutipan unggahannya.
Dampak Bagi Industri
Sejak kemunculannya, Sinemaku Pictures telah mencetak sejumlah hits box office dan prestasi kritikal, seperti Kukira Kau Rumah, Ketika Berhenti di Sini, Temurun dan Perayaan Mati Rasa. Prilly, bersama Umay Shahab, dianggap sebagai duo produser muda yang berhasil membawa nafas segar dalam ekosistem perfilman nasional melalui cerita-cerita yang relevan dengan generasi muda.
Meskipun kini ia tidak lagi berada di balik kemudi Sinemaku Pictures, Prilly memastikan bahwa dirinya tidak akan meninggalkan industri kreatif yang telah membesarkan namanya. Ia menegaskan akan tetap terus berkarya dan berkontribusi bagi perfilman Indonesia melalui jalur-jalur kreatif lainnya.
Spekulasi Langkah Selanjutnya
Langkah Prilly ini pun memicu spekulasi di kalangan pengamat film dan penggemar. Banyak yang memprediksi bahwa Prilly tengah menyiapkan proyek personal yang lebih ambisius atau bahkan sebuah entitas baru yang akan mengeksplorasi sisi lain dari kemampuan kreatifnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Sinemaku Pictures belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai struktur kepemimpinan baru pasca pengunduran diri salah satu pendirinya tersebut.
Bagaimana pendapatmu mengenai keputusan mengejutkan dari Prilly Latuconsina ini? Kira-kira gebrakan besar apa lagi yang akan ia siapkan untuk industri film Indonesia ke depannya?
Apa film produksi Sinemaku Pictures favoritmu sejauh ini? Tulis pendapatmu di kolom komentar di bawah ya!







0 comments:
Posting Komentar